Kaca Patri di Lawang Sewu

COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Het_hoofdkantoor_van_de_Nederlandsch-Indische_Spoorweg_Maatschappij_(NIS)_in_Semarang_TMnr_10032316

Lawang Sewu, sebuah bangunan megah di Semarang bekas kantor Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS mulai dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907.

Arsitek terpilih adalah duo arsitek berasal dari Amsterdam, Negeri Belanda, bernama Prof. Jacob F. Klinkhamer dan B.J. Quendag, keseluruhan desain dibuat di Amsterdam dan kemudian dikirim ke Semarang untuk dieksekusi, bangunan megah ini memiliki fungsi sebagai kantor Jawatan Kereta Api yang memiliki rute-rute di yang menghubungkan Semarang dengan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta area dan di tahun 1873 menghubungkan Stasiun Willem I Ambarawa dengan Kedngjati dan Batavia.

Bangunan ini memiliki selasar-selasar yang indah, dan kemudian berhasil di konservasi dengan amat sangat baik oleh PT. KAI dan sekarang dijadikan objek wisata sejarah dan arsitektur di Semarang, satu hal yang menurut saya bagian paling menarik dan indah di gedung ini adalah kaca patri atau stained-glass window-nya yang berwarna warni dan memiliki gambar dan cerita menarik.

IMG_2142[1]

Let’s retell the story of this amazing stained-glass, story about how prosper and beautiful is Nusantara or Dutch East Indies at that time, cerita tentang indahnya Nusantara beserta flora dan fauna-nya dan betapa hebatnya dua kota besar saat itu yakni Semarang dan Batavia penyokong perekonomian Amsterdam khususnya.

Jika diperhatikan lebih lama, bagian kiri dari panel kaca patri ini bercerita tentang keindahan dan kesuburan Pulau Jawa dengan flora dan fauna-nya, pada waktu itu dibuatlah jalur kereta api pertama di Nusantara yang menghubungkan antara Semarang – Solo – Yogyakarta pada tahun 1873 yang tentunya melewati wilayah yang indah dan permai sepanjang perjalanan tersebut.

IMG_2146[1]

Sementara itu pada panel kanan atas menceritakan tentang dua kota besar penyokong perekonomian Amsterdam, yakni Semarang & Batavia, pada masa itu di dua kota inilah terletak pelabuhan besar yang menghubungkan Nusantara dan Negeri Belanda, dari kedua pelabuhan inilah komoditas terbaik di dunia di angkut dan kemudian untuk dijual demi kemakmuran Amsterdam pada khususnya dan Negeri Belanda pada umumnya.

IMG_2152[1]

Bagian tengah yang merupakan bagian terbesar bercerita tentang bandar bandar terbesar di Nusantara yakni Semarang dan Batavia, betapa kuat nya mereka sebagai pintu masuk ke Nusantara bahkan sejak jaman Mataram Kuno, Terdapat lambang kota Semarang dan kota Batavia mengapit lambang kerajaan Belanda dan gambar sepertinya buah pala.

IMG_2145[1]

Bagian tengah lainnya adalah bagian dimana terdapat gambar roda kereta apri bersayap, yang merupakan simbol dari perusahaan jawatan kereta api pada masa itu, menggambarkan pergerakan dan teknologi pada saat itu, roda terbang tersebut diapit oleh dua perempuan bermata sayu, yang merpakan simbol dari Dewi Fortuna atau Dewi Keberuntungan dan Dewi Venus yang menggambarkan kasih sayang dan cinta, dan hal ini merupakan simbol dari Ibu Pertiwi.

IMG_2141[1]

Kaca patri ini di produksi disebuah kota di Negeri Belanda bernama Delft oleh seorang seniman kaca patri terkenal pada saat itu yakni  J.L. Schouten dari studio seni kaca patri T. Prinsenhof pada awal tahun 1900an.

IMG_2143[1]

Go and find yourself dreaming and wandering by looking at this majestic artwork, best time to go is early morning, when there are still few people and when the sun rays bursting into this stained-glass panels, simply stunning…may this building lived forever!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s